MEMBUAT NAMA DOMAIN

Standar

Susah-susah gampang, bisa dibilang seperti itu, bila kita membuat nama domain. Gampang karena tinggal memberi nama saja. Banyak kata yang dapat mewakili diri kita. Mulai dari nama lengkap, nama panggilan, tanggal dan tahun lahir, inisial nama, sesuatu yang menjadi favorit, dan sebagainya. Susah, bila kita ingin memberi nama yang unik, menarik, tapi tetap mewakili diri kita karena kita harus memutar otak untuk membuat nama-nama yang lebih kreatif. Namun, lebih susah lagi bila kita sudah menyiapkan nama domain andalan—yang kita ingini—tapi ternyata sudah ada nama yang sama pada situs tempat kita membuat email, sehingga secara otomatis akan ditolak. Maka kita pun harus memutar otak lagi untuk mencari nama lain dan tidak jarang ada sebagian orang yang kesal karena nama domain yang ditolak itu sangat ia sukai dan sudah dipersiapkan dengan matang.

Saya sendiri biasa membuat nama domain dengan menggunakan nama, Mochamad Ramdani. Namun, seringkali tertolak karena sudah ada nama yang sama. Satu kasus, saat saya akan membuat email dengan account yahoo.com, saya benar-benar memutar otak karena nama domain yang saya daftarkan tertolak terus, mulai dari nama lengkap sampai nama panggilan, tetap saja tertolak. Padahal, saya ingin memberi nama yang tetap mewakili diri dan orang lain akan mudah mengenali bahwa ini adalah alamat email saya. Akhirnya saya memberikan nama domain chadir_2005@yahoo.com, chadir (dibaca: kadir) adalah julukan dari teman dan keluarga karena saya suka  melucu seperti pelawak kadir, sedangkan angka 2005 untuk mewakili tahun pembuatan email tersebut. Namun setahun terakhir ini saya berhasil membuat email yang mewakili nama saya, yaitu: ram.dani.2007@gmail.com walaupun harus ditambah karakter titik dan angka.

Begitu pula saat saya membuat nama domain untuk blog. Saya sudah memutar balik nama saya dengan berbagai kreasi, seringkai tertolak. Sehingga saya pun berpikir keras mencari inisial nama yang mewakili diri tapi tetap keren. Mochram.wordpress.com akhirnya menjadi pilihan saya, nama yang cukup keren dan mewakili diri saya kan… 🙂

Hal yang serupa juga terjadi pada istri saya, ia lebih menyukai memberikan nama domain yang tidak mudah diidentifikasikan oleh orang lain sebagai miliknya tetapi tetap mewakili dirinya. Saat itu ia sedang maniak membaca novel sastra, hingga ia menemukan sebuah nama yang menurutnya unik dan cukup nyastra. Surgaloka, sebuah nama yang mewakili kesukaannya dan impiannya juga, masuk surga. Kemudian ia pun mendaftarkan sebuah account  pada situs yahoo.com. Namun, betapa kesalnya ia karena ternyata sudah ada orang lain yang menggunakan domain tersebut. Setelah berpikir keras—dengan segala idealismenya saat itu yang sedang kecanduan novel sastra—ia tidak juga menemukan kata yang sreg di hatinya. Hingga akhirnya ia menambahkan satu kata kepunyaan, ku, menjadi surgalokaku@yahoo.com.

Menarik memang, bila menelusuri alasan-alasan setiap orang dalam menentukan nama domain. Ada yang gampang-gampang saja dan ada juga yang bersikeras berusaha memberikan nama yang beda. Sah-sah saja kok. Namun banyak sekali domain email yang tidak mudah diindentifikasi dan seringkali digunakan untuk kegiatan yang kurang baik. Untuk itu kiranya perlu adanya verifikasi data user pada suatu account email guna mencegahnya aksi-aksi yang dapat merugikan pihak lain. Mudah-mudahan dengan adany undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dapat memberikan perlindungan bagi user suatu dari aksi-aksi yang merugikan. Sekian

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s