Program Pensiun Dini dengan Kompensasi Khusus (PPDK) Ditjen Perbendaharaan

Standar

PPDK Meretas Jalan Kebahagiaan 

Leaflet Pendi 2012


PENDAHULUAN

Pensiun Dini

Pensiun Dini

Reformasi Birokrasi di Kementerian Keuangan adalah gelombang tsunami yang meluluhlantahkan segala hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai pembaharuan. Pengelolaan SDM berbasis kinerja, penajaman fungsi berbasis service excellence dan penyempurnaan SOP berbasis TIK (teknologi informasi dan komputer) ditujukan untuk memberi energi bagi penerapan ”tata kelola pemerintahan yang baik”.

Melalui tiga pilarnya:  penataan organisasi, penyempurnaan SOP, dan pengelolaan SDM , reformasi birokrasi Kementerian Keuangan dikawal secara ketat tidak hanya oleh pemimpin di level pusat dan kementerian, tetapi juga oleh masyarakat umum.

Ditjen Perbendaharaan, sebagai anak kandung Kementerian Keuangan yang lahir dari rahim reformasi, pun tak luput dari fenomena serupa di atas. Pemangkasan durasi proses bisnis terjadi di setiap unit, terlebih pada unit-unit pelayanan, baik KPPN maupun Kanwil. Semua itu berdampak pada peningkatan beban kerja yang sangat terasa. Laiknya seluruh Kanwil yang telah memberikan layanan Unggulan, KPPN Konvensional yang saat ini sudah menjalankan SOP Percontohan pun akan mengalami pembenahan yang serupa dengan KPPN-KPPN Percontohan pendahulunya, terutama mengenai pola seleksi dan komposisi pegawai.

Pembentukan 42 (empat puluh dua)  KPPN Percontohan sepanjang periode 2007-2011 telah menyebabkan kelebihan pegawai (overstaffing) dalam skala yang mengkhawatirkan. Fenomena overstaffing tersebut, telah dipelajari dan ditindaklanjuti pada level kementerian. Di samping itu juga, Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) menjadi gerbong penarik menuju pengelolaan anggaran dan perbendaharaan yang lebih andal. ImplementasiSPAN yang mengedepankan proses bisnis berbasiskan TIK menuntut pengelolaan SDM yang lebih baik, salah satunya adalah pola mutasi. Pola mutasi pelaksana tidak hanya berlaku bagi pegawai penerimaan Prodip/STAN/Sarjana saja, melainkan juga berlaku bagi seluruh pelaksana tanpa memperhatikan latar belakang pendidikan.

Disisi lain, Tim Reformasi Birokrasi dan Transformasi Kelembagaan (TRBTK) Kemenkeu saat ini sedang memformulasikan program pemberhentian pegawai yang didasarkan pada penilaian potensi dan kinerja. Dengan menggunakan pendekatan ini, pegawai yang memiliki potensi dan kinerja rendah dapat diarahkan untuk berhenti sebagaiPNS.

Sebagai bagian dari penyelarasan program penilaian potensi dan kinerja yang digagas TRBTK, Ditjen Perbendaharaan pun akan memformulasikan potensi dan kinerja minimal yang harus dipenuhi pegawai Ditjen Perbendaharaan dalam rangka mendukung implementasi SPANyang proses bisnisnya didominasi oleh otomatisasi melalui sistem aplikasi komputer yang terintegrasi dengan unit organisasi yang dilayani. Penilaian kinerja pun akan dilakukan secara ketat dengan konsekuensi bagi pegawai yang memiliki kinerja rendah akan diberikan remunerasi dengan grade terendah. Berbagai pembenahan lainnya terkait dengan pengelolaan SDM akan terus diupayakan  untuk menjamin kelancaran penyelenggaran binis proses yang cepat, tepat, dan akuntabel dengan mengedepankan pelayanan yang prima.

PPDK : Pilihan Bijak bagi  Semua Pihak

Sementara menunggu implementasi program pemberhentian pegawai yang digagas TRBTK, untuk menanggulangi kelebihan pegawai (overstaffing), di tahun 2012 ini Ditjen Perbendaharaan mengambil inisiatif untuk menjalankan sebuah program yang disebut Program Pensiun Dini dengan Kompensasi Khusus (PPDK),  sebuah pendekatan yang jauh lebih bersahabat dan menguntungkan pegawai. Filosofi yang dikedepankan melalui PPDK adalah penghargaan atas kontribusi di masa lalu dan pendampingan atas inisiasi di masa depan. Makna dari penghargaan atas kontribusi adalah bila pegawai mengikuti program ini, sejumlah kompensasi akan didapat sebagai bentuk penghargaan yang diberikan oleh organisasi ini terhadap kontribusi selama mengabdi di Ditjen Perbendaharaan. Sedangkan pendampingan atas inisiasi bermakna bahwa pegawai akan diberikan pembekalan berupa pengelolaan keuangan dari kompensasi yang didapat sekiranya mengikuti PPDK.

Besaran kompensasi khusus yang akan diterima tergantung besaran Gaji Bersih (GB), Remunerasi (R), Sisa Masa Kerja (SMK, dalam hitungan bulan), perbandingan antara masa kerja pada saat Pensiun Dini dengan Masa Kerja (PMsK) pada saat batas usia pensiun 56 tahun, serta Perhitungan uang Pensiun (PP) yang akan diterima mulai persetujuan pensiun dini sampai dengan batas usia pensiun 56 tahun. Ilustrasi berikut ini dapat memberikan gambaran tentang penghitungan kompensasi bagi yang berminat.

  Sdr. Fulan usia 50 tahun 01 bulan, adalah seorang pegawai Ditjen Perbendaharaan dengan data kepegawaian sebagai berikut:

  • Gaji & TKPKN bulan terkahir             = Rp     6.532.700,-
  • Masa Kerja keseluruhan Normal     = 32 Tahun
  • Masa Kerja Saat Pensiun Dini            = 27 Tahun
  • Sisa Masa Kerja                                       = 70 bulan
  • Jumlah gaji ke-13                                   = 5
  • Estimasi Kompensasi Khusus yang akan diterima sebesar Rp. 206.176.753,23

Sebagai komitmen Ditjen Perbendaharaan terhadap pegawai yang mengambil PPDK, diberikan pembekalan berupa pelatihan pengeleloaan keuangan, seperti wirausaha dan investasi.  Beberapa kegiatan wirausaha dan investasi yang telah diinventarisasi antara lain peternakan dan perikanan, perkebunan dan budidaya tanaman hias, bisnis properti dan investasi danareksa. Cakupan pelatihan tersebut akan terus berkembang seiring aspirasi pegawai untuk apa dana kompensasi dari PPDK akan digunakan.

PPDK diperuntukkan bagi para pegawai pelaksana yang berusia 50-55 tahun. Keikutsertaan pegawai pada PPDK tidak akan mengurangi hak pensiun yang akan diterima setiap bulan terhitung mulai SK pensiun dikeluarkan. Bahkan, kompensasi yang didapat menjadi nilai tambah yang sangat bernilai bagi persiapan pegawai dalam memasuki masa pensiun. Persyaratan untuk mengikuti program ini sama seperti pengajuan pensiun sebagaimana dimaksud dalam PP nomor 11 tahun 1969 dengan tambahan dokumen berupa: Surat Pernyataan Pengembalian Barang Milik Negara (SPP-BMN), Surat Pernyataan Kesanggupan Menyelesaikan Kewajiban Hutang, Surat Pernyataan Pengunduran Diri Secara Sukarela, Surat Rekomendasi dari Atasan, dan fotokopi halaman depan buku tabungan.

PENUTUP

Jika Anda berusia 50 s.d. 55 tahun, bisa Anda bayangkan uang sejumlah seratus atau dua ratus juta Rupiah yang Anda dapatkan sebagai kompensasi atas jasa-jasa Anda selama mengabdi kepada negara. Sebuah penghargaan yang selama ini tidak pernah diberikan kepadaPNSmana pun di Republik ini, yang dengannya Anda menjadi orang yang sangat beruntung. Uang ”tali kasih” ratusan juta tersebut dapat Anda gunakan untuk berbagai hal yang sulit Anda realisasikan pada masa-masa aktif mengabdi di organisasi ini. Anda bisa melipatgandakan keberuntungan Anda melalui program investasi, seperti reksadana, obligasi, dan saham, atau dengan membeli properti. Anda juga bisa menyimpannya dalam bentuk tabungan/deposito di bank. Dengan cara itu, Anda bisa menikmati keuntungan dari uang Anda tanpa perlu bersusah payah sembari menikmati hari-hari penuh kebahagiaan bersama orang-orang yang Anda cintai.

Bagi Anda yang menyukai usaha yang lebih menantang, uang kompensasi yang menjadi hak Anda dapat Anda gunakan sebagai modal untuk berbisnis dalam berbagai sektor, seperti perkebunan, peternakan, retail/pertokoan, dan properti. Seperti yang Anda sering dengar dari teman-teman Anda tentang kisah sukses teman-teman mereka yang memulai usaha hanya dengan modal yang jumlahnya jauh di bawah uang yang Anda terima, Anda pun dapat merealisasikan mimpi-mimpi Anda tentang hidup yang lebih bahagia dan berkecukupan secara keuangan. Skema apa pun yang Anda pilih, Anda layak mendapatkan penghargaan dalam bentuk kompensasi khusus yang jumlahnya jauh melampaui ekspektasi Anda.

Tantangan perkembangan organisasi berupa beban kerja yang semakin berat, pemberlakuan mutasi bagi seluruh pegawai tanpa melihat latar belakang pendidikan serta pemanfaatan IT yang mendominasi proses penyelesaian pekerjaan merupakan fenomena yang tidak semua orang dapat menerima. Oleh karena Itu, PPDK merupakan penawaran yang sangat menguntungkan untuk diambil.

Informasi lebih lanjut hubungi :

021-3848909

atau

http://www.hrc.perbendaharaan.go.id

47 responses »

  1. Ping-balik: Program Pensiun Dini dengan Kompensasi Khusus (PPDK) Ditjen Perbendaharaan « Hanya.aku.saja

  2. Mohon info perkembangan posisi terakhir saat ini karena ada issue di daerah bahwa PPDK telah mati suri. Terima kasih atas pencerahannya

  3. Surat sudah saya download…………( belon baca nih ) sudah di angkut big bos………, tetapi terima kasih untuk kabar yang menjanjikan ini, semoga bermanfaat buat para pegawai yg sudah senja. Terima kasih bung semoga sukses

  4. Besaran kompensasi khusus yang akan diterima tergantung besaran Gaji Bersih (GB), Remunerasi (R), Sisa Masa Kerja (SMK, dalam hitungan bulan), perbandingan antara masa kerja pada saat Pensiun Dini dengan Masa Kerja (PMsK) pada saat batas usia pensiun 56 tahun, serta Perhitungan uang Pensiun (PP) yang akan diterima mulai persetujuan pensiun dini sampai dengan batas usia pensiun 56 tahun. Ilustrasi berikut ini dapat memberikan gambaran tentang penghitungan kompensasi bagi yang berminat.
    Sdr. Fulan usia 50 tahun 01 bulan, adalah seorang pegawai Ditjen Perbendaharaan dengan data kepegawaian sebagai berikut:

    Gaji & TKPKN bulan terkahir = Rp 6.532.700,-
    Masa Kerja keseluruhan Normal = 32 Tahun
    Masa Kerja Saat Pensiun Dini = 27 Tahun
    Sisa Masa Kerja = 70 bulan
    Jumlah gaji ke-13 = 5
    Estimasi Kompensasi Khusus yang akan diterima sebesar Rp. 206.176.753,23
    Kok, kemana selisih lainnya boss??
    kalo hitungan saya sbb:
    Gaji & TKPKN bulan terkahir = Rp 6.532.700,-
    Sisa Masa kerja 70 bulan = Rp 457.289.000,-
    Jumlah gaji ke-13 = Rp 32.663.500,-
    Jika ditotal maka si Sdr Fulan tsb harusnya menerima kurang-lebih seb.Rp.457.289.000,-
    (selisih sebesar Rp457.289.000 – Rp206.176.753 = Rp283.775.747,- kemana boss??)

  5. tolong dong pak. masalah perhitungan si pulan bagaimana cara menghitungnya estimasi kompensasi yang diterima sebesar Rp 206.176.753,23 agar saya juga bisa menghitung berapa besar yang akan saya terima bilamana saya mengambil PPDK.terima kasih

  6. Buat Mas Mochamad Ramdani yang soleh
    Telah bapak baca dan bapak mengerti maksud dan tujuan PPDK yang ananda gagas dan telah diabdopsi oleh DJPB namun halnya dalam pelaksanaanya ada pegawai yang telah dinyatakan lulus Assesment Pelaksana untuk KPPN Percontohan pada tahun 2009, sampai sekarang belum ditempatkan pada KPPN Percontohan, malah sekarang masuk dalam daftar pensiun dini, ini bagaimana mas, karena bapak belum siap untuk itu, mohon tanggapannya (solusinya)
    ( Berdasarkan Surat dari Sekditjen DJPB tanggal 8 Oktober 2009 No,S-752/PB.1/UP.10/2009 kami dinyatakan Lulus Cadangan No.133 ) dari peserta 2.364 pegawai.

  7. apakah tidak ada pengecualian terhadap pegawai yg masih bersinergi dan masih mau berkompetensi menambah dan mengikuti perkembangan tekhnologi demi tugas yang ia cintai di organisasi kemenkeu khususnya di ditjen perbendaharaan.
    sekian terima kasih…

  8. Mohon maaf, saya hanya mempublikasi dari Brosur yg saya dapatkan.
    dan perlu diketahui PPDK merupakan sukarela bukan paksaan.
    Untuk info lanjutnya bisa hubungi Bag. Adm. Kepegawaian atau website hrc.perbendaharaan.go.id

  9. Mohon maaf sebelumnya kalo bapak kurang berkenan dengan kegiatan PPDK.
    Perlu diinformasikan PPDK merupakan kegiatan bersifat sukarela atau tanpa Paksaan.
    Mohon maaf sebelumnya kalo bapak termasuk pegawai yang ditawarkan PPDK, terus teras kegiatan PPDK hanya bisa diikuti dengan syarat usia min. 50 th dan masa kerja min. 20 th.
    Kalaupun bapak tidak berminat dengan PPDK abaikan.
    Terimakasih

  10. Mohon Maaf sebelumnya krn saya tidak bisa memberikan formula perhitungan dikarenakan saya juga tahu.
    Kalaupun bapak memenuhi persyaratan untuk ikut PPDK, maka bapak akan diberikan selembaran tabel perhitungan kompensasi yg akan didapatkan.

  11. Mohon maaf sebelumnnya kalo kompensasi yang ditawarkan tidak sebesar harapan Bapak.
    Kembali lagi ke inti awal, PPDK merupakan kegiatan sukarela dan tidak ada paksaan, kalo bapak merasa dirugikan abaikan saja. Terimakasih

  12. Mohon maaf, kira-kira kapan pelaksanaanya dan mohon dikirim blanko permohonan pensiun dini dan syarat-syaratnya. terimakasih

  13. Waktu pelaksanaannya belum bisa dipastikan dikarenakan aturan hukumnya sedang dalam proses, begitupun blangko & syarat2 mengikuti PPDK. Terimakasih

  14. apakah PPDK ini berlaku bagi seluruh pns yang artinya bukan hanya pns dari kementrian keuangan saja dan pelaksanaannya di daerah tahun berapa mohon penjelasannya karena kami di daerah sangat menunggu aturan hukum cepat2 diproses terimakasih

  15. PPDK awalnya ditujukan bagi pegawai Kementerian Keuangan khususnya pada Ditjen Perbendaharaan, namun dikarenakan payung hukum akan berbentuk Perpres dan waktu pembahsan dengan unsur-unsur terkait banyak pihak ingin peraturan tersebut bisa menjadi payung hukum untuk kegiatan serupa di Kemneterian/Lembaga bahkan di Pemerintahan daerah mungkin kedepannya PPDK bisa digunakan untuk semua PNS dengan tentunya menggunakan peraturan turunananya sesuai keunikan Kemneterian/Lembaga tsb. Sebagai contoh kita juga sdh menyiapkan Peraturan Menterian Keuangan (PMK) sebagai petunjuk teknisnya.

  16. Assalamualaikum Pa pertama-tama saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Mochamad Ramdani yang telah memberikan informasi penjelasan tentang pensiun dini dengan kompensasi walaupun belum cukup memuaskan kapan payung hukum dituangkan untuk seluruh pns yang ada Indonesia, kami hanya bisa berharap mudah2an segera disyahkan payung hukumnya agar kami yang berniat untuk pensiun dini mendapat kepastian yang jelas terimakasih wassalamualaikum

  17. Kami bersama rekan2 tim sedang mengupayakan agar payung hukum segera ditetapkan, hal ini dimulainya lagi rapat2 intensip di Sub Tim peraturan. Do’akan agar berjalan sesuai jdwal yg sudah direncanakan. Amin

  18. Kami selalu mendo’akan Bapak Mochamad bersama Sub Tim Peraturan semoga Alloh dapat memberi jalan agar payung hukum dapat disetujui secepatnya, kalau boleh bertanya bagaimana kami mendaftar PPDK melalui BKPD yang ada diaerah atau bagaimana? mohon penjelasannya terimakasih

  19. selamat sore Pak
    bagaimana pencerahan pensiun dini jadi bulan juni 2012 , sudah ada soalnya saya nunggu

  20. Mohon maaf sebelumnya, PPDK ini awalnya dikhususkan Pada Kementerian Keuangan tepatnya pad Ditjen Perbendaharaan. Kalo pada Kementerian/Lembaga atau pada Pemda, sy kurang tahu pak. Mungkin setelah payung hukum kelar, petujuk teknisnya bisa dari peraturan Pemda.

  21. Sudah Pak.
    Mohon maaf sebelumnya, PPDK ini awalnya dikhususkan Pada Kementerian Keuangan tepatnya pad Ditjen Perbendaharaan. Kalo pada Kementerian/Lembaga atau pada Pemda, sy kurang tahu pak. Mungkin setelah payung hukum kelar, petujuk teknisnya bisa dari peraturan Pemda.

  22. Sekarang sudah menginjak bulan Juni 2012 bagaimana Pa Mochram apa sudah selesai payung hukumnya serta penyebaran ke daerah kapan? Terimakasih sebelumnya

  23. Mohon maaf sebelumnya karena saya belum bisa memberikan info terbaru terkait PPDK. Akan segera saya carikan dikarenakan beberapa pekan ini saya DL & mengikuti Diklat.
    Mohon pengertiannya. Wassalam …

  24. Kok perhitungan sederhana sekali ya, kan masih harus diperhitungkan (dikurangi) dengan penerimaan pensiunnya selama 70 bulan yang setiap bulannya masih harus diterima dan pensiun ke 13 selama 5 kali. Mungkin perhitungannya begitulah.

  25. Ada yang berharap dengan pensiun dini, tetapi begitu besar yang merasa resah, ini karena isu yang diangkat tidak lebih merendahkan pegawai yang telah lama mengabdi seperti sampah yang menjadi beban. Tidak mampu berkompetisi, tidak mampu menguasai IT, kurang Integritas dan banyak lagi hal-hal yang seolah-olah pegawai yang disasar pendi ini menjadi beban Institusi. Padahal kalau memang Pimpinan DJPB ini mw menghargai pegawainya yg telah lama mengabdi, semua bisa dilakukan dengan pelatihan dsb nya yang tidak pernah diberikan kepada kelompok ini. Itu karena niat mereka hanya ingin menyingkirkan agar mereka dan pegawai muda yg sekarang ada bisa menikmatipenghasilan lebih besar, padahal tidak semua pegawai muda ber integritas baik dan punya kemampuan IT, msh bnyk yg NOL besar, disini saya himbau buat Bapak2 yg ingin mengikuti PPDK untuk mengurungkan niatnya terhadap proyek siluman dengan hitung-hitungan kompensasi seperti sihir, jngn terpengaruh dengan Leaflet Pendi diatas, Tidakada arti disaat sekarang ini nilai uang Rp.200.00.000,- mau usaha anda2 sudah uzur dan belum memahami dunia usaha karena selama ini Bapak2 cuma ke Kantor

  26. Estimasi Perhitunagn yang tidak masuk akal, agar para calon peserta padini berhati-hati dan lebih cermat dengan estimasi hitungan kompensasi yang ditawarkan. Ini benar-benar tidak transparan darimana bisa mndapatkan perhitungan akhir itu tidak dijelaskan, ingat mas mochram ini menyangkut hajat hidup kpegawai dan keluarganya, anda akan bsangat berdosa kalau tidak memberikan penjelasan yang jujur dan transparan, ingat juga kalau andapun berkeluarga dan masa tua anda sebagai pns akan anda alami, tolong anda jelaskan darimana estimasi yang anda terangkan, Terima kasih. wassalam

  27. Terimakasih atas masukannya Pak. Itu hanya estimasi perhitungan pak, krn selama belum ada dasar hukumnya, rumus perhitungan belum bisa di pastikan.
    Leaflet ini sebagai bahan sosialisasi yg belum final 100%. Sam seperti layout arsitek di saat bapak mau membangun rumah/gedung. Bisa jadi gedung/rumah yg dibangun agak berbeda dg layout awal yg telah ditetapkan.

  28. sebelumnya perkenalkan, nama saya zelila bash pohan. saya seorang mahasiswi yg sedang mengambil prodi pascasarjana di fak Psikologi Universitas Gadjah mada.
    Saya sedang tesis (Penelitian untuk tugas akhir) dgn tema pensiun dini.
    Ada beberapa info yg ingin saya ketahui ttg pensiun dini yg diadakan ditjen perbendaharaan.

    maaf, mas/pak ramdhani, boleh saya tau alamat email atau kontak lain, agar saya bisa betanya ttg program pensiun dini ini?? (saya sudah lihat profil mas/pak ramdhani. tp saya tidak menemui fb mas/bapak)
    alamat email saya: Zelilabash@yahoo.com

    terimakasih..

  29. Assalamualaikum Pa Mochram bagaimana tentang keputusan berikut perpres apa sudah di ACC oleh Kementrian PAN & RB mengingat sekarang sudah bulan september 2012 mohon penjelasannya terimakasih sebelumnya

  30. saya sependapat dengan bapak zamzani, yang mana pimpinan ditjen perbendaharaan hanya melihat dari satu sisi yaitu IT apakah IT itu dapat jaminan…. dan sebenarnya pekerjaan itu bukan dari soal waktu/cepat yang dibutuhkan tapi sebagai Hamba Allah SWT silaturrahiem itu perlu juga untuk kehidupan dunia dan di hari kemudian, karena dengan span ini seolah ummat manusia dilarang bertemu dalam urusan

  31. Program pensiun dini sampai saat ini ngak ada kabar lagi, bagaimana Pak. tidak sesuai dengan yang disampaikan pada saat sosialisasi dan hubungannya dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012

  32. mohon maaf pak, aq belom dapat info terbaru lagi nih. Nanti kalo ada, di share deh d sini

  33. Salam knl… Mas tothepoint aja.. sy jadi gregetan… stlh menjelajah ini https://mochram.wordpress.com/…. tolong ya mas pencerahannya apakh jika ikut PPDK tsb artinya kita tdk bakal mndpt pensiun bulanan lg..? trus berapa dapatnya punya sy jika berdasarkn NIP.19630216 198502 1 001. dan kapan sy hrs mengajukannya ? trims.

  34. Selanjutnya saya mohon tanggapannya ttg berita yg beredar bahwa PNS akan berganti Nama ASN, Uang Pensiun Diganti Pesangon, untuk ASN/PNS masa kerja 20 tahun ke atas dengan golongan kepangkatannya II mendapatkan Rp 500 juta, kemudian golongan III Rp 1 miliar, dan golongan IV Rp 1,5 miliar, yg akan berlaku pada tahun 2013.

  35. sampai sekarang program ini kayaknya cuma ansor aja…..sejak awal di sosialisasikan program ini gak ada kelanjutannya?? program beneran atau main-main…??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s