Menjadikan Mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang Akademis & Kredibel

Standar

Alhamdulillah…  sudah berakhir Rapat Pembahasan Kurikulum STAN Tahun Akademik 2013/2014 antara Pejabat STAN dengan Pejabat Ditjen Perbendaharaan. Rapat yang dilaksanakan pada hari Selasa, 9 Juli 2013 mulai pukul 09.00 s.d. 11.30 WIB di Ruang Rapat Piet Harjono Gedung Prijadi Praptosuhardjo I lt. 2 Kantor Pusat DJPBN.

Rapat ini memberikan masukan terkait kurikulum Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kebendaharaan Negara yang mulai Tahun 2013 akan dibuka kembali setelah vakum beberapa tahun. Seiring dengan reorganisasi struktur, tugas dan fungsi DJPBN, banyak tugas dan fungsi baru yang diamanatkan DJPBN beserta kantor vertikal yang ada di seluruh Indonesia, hal ini terkait dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.01/2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Banyak sekali masukan terkait mata pelajaran yang dikemukan oleh beberapa peserta Rapat, seperti perlunya Mata Kuliah terkait Statistik, Ekonometrik, Analisis dsb yang menghendaki alumni D-III Kebendaharaan Negara memiliki analitikal yang cukup tinggi, walaupun program diploma diperuntukan lebih banyak porsi praktikal. Namun ini menjadi tuntutan seiring reorganisasi tugas dan fungsi di tubuh DJPBN.

Biarlah para pakar yang menentukan mata pelajaran yang diperlukan untuk program D-III. Yang menjadi catatan saya dan saya ungkapkan dalam rapat tersebut, metode pembelajaran yang masih klasikal yaitu bersifat satu arah dan pengajar menjadi sumber segala informasi. Hal ini yang saya rasakan perlu dibenahai menjadi metode pembelajaran orang dewasa (andragogi), yaitu pembelajaran yang bersifat dua arah dan student learning center sehingga diharapkan mahasiswa lebih mudah menyerap materi dan memahami lebih dalam terkait materi tersebut. Aplikasinya bisa bersifat pembuatan paper per kelompok setiap sub mata pelajaran & dipresentasikan di depan kelas lalu didiskusikan atau diskusi kasus dsb. Hal tersebut akan membentuk tingkat kepercayaan diri mahasiwa menjadi besar, mereka juga belajar tentang komunikasi yang baik & efektif sehingga muncullah alumni yang siap terjun dalam dunia kerja yang tidak hanya menuntut hardskill tetapi juga softskill.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s