Tiga Jurus Sukses oleh: Andrias Harefa

Standar

Tiga Jurus Sukses
oleh: Andrias Harefa

Mari berbincang soal TJS: Tiga Jurus Sukses. Ini resep cespleng yang saya terima dari seorang kawan yang bermurah hati mau mengajar saya. Katanya, ia sudah membaca ribuan buku mengenai sukses. Dan saya percaya. Ketika saya berkunjung ke kediamannya, ia dengan bangga menunjukkan kepada saya perpustakaan pribadinya yang penuh dengan buku-buku tebal dalam jumlah ribuan. Ada yang nampak sudah lusuh betul dan penuh debu tanda lama tak tersentuh. Ada juga yang masih terbungkus rapi, belum sempat dibuka.

Saya percaya bahwa apa yang diajarkannya kepada saya tidak saja bersumber dari buku-buku itu, tetapi juga dari ratusan seminar dan pelatihan yang pernah ia ikuti. Ia belajar dari guru-guru sukses terbaik di Indonesia, di Asia, di Amerika, dan bahkan dari belahan dunia lainnya. Obsesinya untuk meraih sukses dan menjadi lebih sukses dan terus sukses telah membuatnya menginvestasikan ratusan juta tiap tahun untuk berguru dari orang-orang terbaik. Ia mengatakan kepada saya, bahwa tiga jurus sukses yang akan diajarkannya langsung kepada saya itu, merupakan kesimpulan dan ringkasan dari semua ajaran sukses yang pernah ada di muka bumi. Ia juga mengatakan bahwa untuk sampai pada kesimpulan bahwa hanya perlu tiga jurus untuk sukses, ia telah membayar puluhan ribu dolar selama bertahun-tahun. Luar biasa, bukan?

Kepercayaan saya akan keluarbiasaan ajaran yang bakal ia curahkan kepada saya semakin tebal melihat hidupnya sendiri yang memang addakaddabra bin simsalabim. Dari manusia yang bukan siapa-siapa, ia menjadi orang yang dikenal siapa-siapa. Dari orang biasa-biasa saja, ia menjadi X-O-P, extra ordinary person. Dari orang kampungan, ia kemudian bisa membeli kampung-kampung orang lain. Maka saya memutuskan untuk mendengarkannya dengan takzim. Telinga saya terpasang awas. Mata saya tak mau lengah. Segenap pikiran berkonsentrasi untuk mendapatkan resep yang aduhai ini.
Tiga jurus yang diajarkannya itu disingkat MYT: Mimpi-Yakin-Tekun.

Jurus pertama, mimpi. Belajarlah untuk bermimpi. Ini pelajaran fundamental paling penting. Ingat, hanya manusia yang bisa bermimpi. Kambing tak bermimpi. Anjing tak bermimpi. Kucing tak bermimpi. Singa, harimau, buaya, sapi, dan keledai, juga tak bermimpi. Pokoknya, flora dan fauna tak bisa bermimpi. Itu sebabnya tak ada kambing sukses, yang ada kambing congek. Tak ada kucing sukses, yang ada kucing garong. Tak ada buaya sukses, yang ada buaya darat. Tak ada sapi sukses, yang ada sapi perah. Pendek kata, meskipun binatang juga bisa tidur seperti manusia, tetapi mereka tidak mampu bermimpi.

Daftar impian atau buku impian atau apapun yang merekam mimpi manusia, sangatlah penting. Mau disebut cita-cita, tujuan, sasaran, target, outcome, atau apapun, terserahlah. Intinya sama, kalau mau sukses bermimpilah, bercita-citalah yang besar. Keluarlah dari penjara kenyataan, dan berkelanalah di dunia bidadari. Impikan kesempatan menyenangkan orangtua dan keluarga besar dengan prestasi Anda; impikan membangun organisasi yang memberi banyak peluang kerja; impikan menjalani kehidupan yang memberikan dampak kepada masyarakat luas; impikan menjadi manusia dengan karakter mulia yang menginspirasi orang banyak; impikan menjadi alat di tangan Tuhan untuk menyalurkan aneka ragam berkat-Nya bagi bangsa dan negara. Kalau Anda bisa melakukan itu, maka Anda sudah menguasai 33,33% dari ilmu sukses tiga jurus yang diajarkan kawan saya.

Jurus kedua: yakin. Yakin atas apa? Yakin atas kemungkinan membuat impian itu bisa menjadi nyata. Kawan saya bilang, tak ada kekuatan di jagat raya ini yang mampu menyaingi kekuatan keyakinan alias kepercayaan. Jika impian bertalian dengan mind power, maka keyakinan berkaitan dengan heart power. Dan kedua hal ini merupakan inti dari man power. Penjelasannya yang singkat ini membuat saya terperangah. Ia bicara tentang kekuatan hati, kekuatan yang mampu melahirkan keikhlasan. Wow! Benar-benar mencengangkan.

Bagi saya sendiri, keyakinan terpenting adalah soal restu ilahi. Kita perlu yakin bahwa Tuhanlah yang membuat segala sesuatu menjadi mungkin. Karena itu jauhilah segala bentuk impian yang hanya memuaskan hawa nafsu sendiri. Bangunlah impian yang menyenangkan langit, membuat sorga bergembira, mempunyai dampak sampai kekekalan.

Sekarang jurus ketiga, jurus terakhir: tekun. Ketekunan adalah tanda yang paling nyata bahwa seseorang memiliki mimpi dan keyakinan. Karena itu bertekunlah dalam setiap usaha merealisasikan impian yang sudah diyakini itu tadi. Tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanyalah umpan balik untuk pembelajaran. Pelajari umpan balik, ambil hikmahnya, lalu maju lagi. Coba lagi. Jangan pernah menyerah. Terapkan itu dalam masa-masa paling sulit, masa-masa pengujian dan penggemblengan diri. Sesungguhnya, ketekunan adalah body power, kekuatan tubuh. Ia melengkapi mind power, dan heart power. Dengan ketekunan semuanya menjadi three-in-one. Luar biasa! Saya berdecak-decak kagum sampai ileran dibuatnya.

Sebagai bonus sukses tiga jurus, kawan yang hebat ini berjanji akan mengajarkan saya resep cespleng lainnya. Yang ini pun tak kalah dahsyat, katanya. Apakah itu? Nantikan di artikel berikut ini.

*) Andrias Harefa
Author: 40 Best-selling Books; Speaker-Trainer-Coach: 22 Years Plus
Alamat www.andriasharefa.com – Twitter @ aharefa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s